Sabtu, 16 Juli 2016

Lahirnya cumbit dan bumbit 2015

Merauke, 13 maret 2015. ( pukul 4 sore ).
Pesta ulang tahun gue yang ke-17 tahun berlangsung meriah. Teman-teman gue datang, dari mulai yang teman SD gue dulu sampai waktu itu gue SMA kelas 2, bahkan guru matematika SMA GUE. saudara-saudara gue, semuanya happy di pesta ulang tahun gue. Bahagia dan bersyukur nya gue sangat luar biasa. Sampai ada salah satu teman gue yang rela ngebatalin les nya demi pesta ulang tahun gue.
Pukul 00:15, (pesta selesai)
Kado udah terlalu banyak di kamar, dan gue udah ga sabar buat ngebukain satu persatu kado-kado tersebut. Nggak ada yang istimewa, nggak ada yang aneh-aneh semua terlihat wajar seperti alakadarnya.
Singkat cerita ( sabtu, 14 maret 2015) gue udah harus sekolah sehabis pesta pada jumat malam kemarin. Gue sekolah. Dan setiba nya di sekolah masih ada beberapa orang yang ngebahas soal pesta ulang tahun gue kemarin malam, gue pun masih ngebahas nya sama teman sebangku gue lestari. Dan sedikit pembahasan kecil sama teman paling baik di kelas gue kurnia rizky.
Pukul 11:30 *kurang lebih*
Gue dan 3 orang teman gue dan 1 adik kelas gue di SMA. ( zulfa, grace, lestari+mikha). Kita pada bingung mau kemana, waktu keluar dari pagar parkiran sekolah. Gue yang selalu nebeng sama lestari setiap pulang sekolah cepet, zulfa yang 1 komplek sama lestari kadang ngikut nganter gue ke rumah kadang juga enggak, grace pasti sama mikha karena mikha itu adik sepupunya grace. Grace sama mikha sewaktu itu milih buat main ke rumah dan zulfa memilih untuk berpencar dari kita. "Kita ke rumahnya tiara aja."ujar grace sambil nyetir motor di pinggir jalan. " yaudah ayok." Sahut gue santai.
Akhirnya kita memilih untuk, main ke rumah gue sendiri.
Singkat cerita kita pada foto-foto, ngemil-ngemil, ngegosib-gosib, ketawa-ketawa. Tiba-tiba zulfa yang tadi nya mencar sama kita datang ke rumah gue dengan buru-buru, dan wajahnya yang ceria
(selalu). Tergesah-gesah sambil ketawa-ketiwi menghancurkan duduk santai gue dengan tari,                        
grace,dan mikha.
"tete ajak kita ngopi-ngopi!!!" Seru zulfa yang dengan wajah ceria dan ketawa-ketiwinya. "Serius?!" Tanya tari yang selalu heboh jika ada yang mau neraktir kita. "serius!!! Ada sms nya ni." Tekan zulfa. " yaudah bilang ok, kita meluncur" seru gue yang jadi ikutan heboh. Kita semua jadi heboh dan terus-terussan ketawa. "Tapi saya tidak punya pulsa buat ngebalas sms nya." Seru zulfa sambil ketawa. "Eh ini pake handphone mika aja." Seru grace sangking pinginnya ngopi-ngopi. "Balas iya kita datang, jam berapa dan dimana. Di bawahnya pake nama tiara." Tambah grace sambil ngasih handphone nya mikha ke zulfa. Gue yang waktu itu sempat marah, karena nama gue di jual-jual untuk mengiyakan ajakan dari teman sekelas kita "tete" tete itu sarwan ngedihu, yang selalu gue ceritain di tulisan gue sebelum-sebelumnya.
Singkat cerita malam pun tiba pukul 17:25, waktu itu malam minggu anak muda di kota merauke yang gaul abis selalu bepergian bermalam minggu sama teman-teman, atau sama pacar, atau hanya sendirian mengelilingi kota merauke yang amat kecil ini, sedangkan gue yang selalu ngga pernah bepergian kemana-mana selama malam minggu di kota merauke ini. Gue waktu itu selalu ngajak nyokap keluar, jalan bareng gue. Tapi nyokap selalu ga pernah mau, dia malah nyuruh gue untuk pergi sama teman-teman gue. Sedangkan gue males. Waktu itu gue lagi dekat sama cowok, dia sempat ngajak janjian untuk malam nanti jalan bareng dia, gue ga langsung meng iyakan karena buat gue, gue belum pernah kenal sama cowok ini. Terus kenapa gue bisa dekat sama dia ? Ya karna gue di comblangin sama teman gue yang namanya zulfa. Sore itu gue mutusin untuk nge-bbm si sarwan ini di bbm gue. Kebetulan gue punya kontak bbm nya. Karena teman-teman gue, pada gue nanyain jadi atau tidak nya kita ngopi-ngopi. Karena sarwan, yang ngajak kita ngopi-ngopi ini hilang kabar begitu tau yang nge-sms dia adalah mikha adik sepupu cowok dari grace yang kebetulan adik kelas gue dan teman-teman gue. Kita emang sering main sama-sama. Akhirnya gue yang harus turun tangan demi ngopi-ngopi itu. Sarwan adalah teman sekelas gue, tari, zulfa, dan grace. Anak SMA dulu jaman nya gue, seneng abis kalau di ajak ngopi-ngopi. Apalagi kalau di traktir. Akhirnya gue memberanikan diri untuk nge-bbm si sarwan ini. Sebelumnya gue ga pernah chat sama dia, pernah waktu itu karena gue takut cuma gue yang liburan semesternya paling lama. Setelah itu kita jarang chat di bbm. Jujur gue takut sama dia. Dia suka nge-bully gue kalau di kelas, apapun yang dia bilang, selalu ujung-ujungnya   ya ngebully gue. "sarwan, jadi tidak ngopi-ngopi nya ?." Tanya gue di bbm, kemudian ga lama setelah gue nulis, bbm gue langsung di balas "malas, kalian sudah bohongin saya." Balasnya kesal. Karena signyal di kota itu sanga lah susah Untuk bbm an , gue langsung balas bbm nya lagi "lanjut chat nya di sms saja yaa.. Bbm signyal ga bagus Ini nomorku." Balas gue tapi susah terkirimnya. Akhirnya kita berdua melakukan pembicaraan ngopi-ngopi itu lewat sms untuk beberapa menit. Sambil menunggu magrib dan malam minggu akan segera tiba. Tanpa terasa gue smssan sama sarwan sampai dengan magrib tiba, lalu adzan magrib pun berkumandang *allahuakabar allahuakbar....* gue langsung mengambil air wudu untuk shalat margrib. Singkat cerita setelah gue shalat magrib, handphone gue berdering beberapa kali. Dan gue ngeliat kalau nomornya si sarwan ini menelfon gue. Telfon dari nomor nya sarwan pun masuk lagi, dan kali ini gue angkat. "Halo..." Jawab gue ke sarwan. "halo.. Tiara, lama sekali ngangkat telfonnya." Tanyanya dengan nada sedikit sinis. "Iyaa, habis shalat soalnya." Jawab gue juga dengan nada sedikit sinis "oh iyaya saya juga hehe. kamu sudah baca sms dari saya ?" Tanyanya. "sms apa ? Ga ada sms." Jawab gue heran. "Masa ? Yaudah
saya ngomong lewat telfon saja. Malam ini kita jalan yuk." Ajak nya tanpa ada kata perantara. Gue  hanya diam, dan merasa heran, sedikit menjauhkan handphone dari telinga sambil mengerutkan dahi dan dagu. "halo..." Tanyanya lagi dengan nada sedikit keras, sepertinya dia Berfikir kalau gue ga dengar yang dia bilang. Gue yang langsung mendekatkan lagi handphone ke telinga gue pun berkata "halo.. Iya saya dengar." Jelas gue yg juga sedikit teriak. "Ayok kita jalan, malam ini. Mau tidak ?." Tanya nya lagi. "Mmh kemana ?. Di kasi makan atau tidak? Malas kalau hanya jalan tapi ngga di kasih makan." Seru gue becandain dia. "Ya makan lah, kalau jalan sama saya pasti makan." Jawab nya lagi, menjawab becandaan gue. "Haha Yaudah boleh saya siap-siap dulu yaa." Jawab gue lagi mengiyakan ajakan dari sarwan teman yang paling gue takuti di kelas. " oke, sms yaa kalau sudah siap biar saya jemput." Jawab nya lagi. "Oke da..". Singkat gue. "dadah..." jawabnya lagi dari ujung telfon. *telefon pun sama-sama kita tutup* .
Pukul 18:30. Hujan gerimis mebasahi kota merauke saat itu, pikiran gue sarwan ngga bakal datang karena hujan gerimis ini cukup besar. Tapi gue tetap nunggu, karena sudah terlanjur janji dan dia pun bilang di sms kalau dia udah dalam perjalanan. Pikiran gue bilang dia bakal bohongin gue, karena seperti yang gue tau dia hobi banget jailin gue. Dan hujan gerimis yang tadinya besar, jadi mereda tapi menyisahkan gerimis-gerimis kecil. *ting.....* 1 pesan pun masuk. "Saya sudah di depan, keluar dong." Katanya via pesan singkat. Gue pun membuka pintu ruang tamu, dan ngeliat keluar di dekat gazebo, di bawah pohon-pohon dengan keadaan sedikit gerimis yang kembali sedikit membesar, terlihat seorang laki-laki dengan ninja hijau bercelana pendek, berbaju hitam tanpa jaket sambil menyilangkan kedua tangan nya ke badan bagian depannya yang seolah mengatakan sedang menahan dinginnya malam, dan hujan. Gue ketawa kecil di depan pintu sambil menyuruh nya masuk ke teras rumah gue yang ngga terkena rintikan hujan gerimis. "Sini masuk, ngapain di situ gelap-gelap." Sambil sedikit ketawa. Lalu dia lari dan berteduh di teras gue bagian samping. Gue ga bisa berhenti ketawa kecil. "Mmmmm.... Harum sekali...." Seru gue sambil sok-sok ngendus ke arah nya. Dia hanya ketawa malu-malu sambil menundukan kepala. "Ternyara sarwan ganteng eeee..." Seru gue lagi mencairkan suasana. "Ah biasa saja kok. Kamu juga cantik" Sambil ketawa malu-malunya dan menunduk kan kepalanya. " memang cantik." Seru gue becandain dia. Kita pun sedikit mengobrol sambil menunggu hujan sedikit mereda, membahas mau kemana nya kita, jam berpa kita akan     pulang, dan gue yang memintanya untuk minta izin ke nyokap nanti kalau pergi. Tiba-tiba nyokap datang dari dalam rumah "mana ? Sudah datang sarwan ?." Sambil menjulurkan kepalanya ke samping pintu. "Ini, kehujanan" jawab gue ke nyokap. Singkat cerita gue pun masuk kedalam rumah lagi dan bilang ke nyokap kalau sarwan mau pamit. "Tante, saya jalan dulu sama tiara ya tante." Izin sarwan sama nyokap gue. "Iya hati-hati jangan pulang malam-malam yaa sarwan." Nasehat nyokap singkat. "Iya tante" menjawab nasehat nyokap, sambil mencium tangan nyokap begitu juga gue. "Asalammualaikum" ucap kita berdua sembari berjalan ke arah motor. Di atas motor kita banyak ngobrol. Hampir ngga ada jeda buat kita ngobrol kita banyak cerita satu sama lain. "Kita ke rumah ku dulu yaa.." Ujarnya di sela-sela pembicaraan ringan kita. "Hah?ngapain ?." Pikiran gue sama sekali ngga enak. "Ngga papa, saya kan sudah lihat rumahmu, gantian. Kamu yang liat rumah ku yah. Sekalian mau ambil jaket, saya kedinginan soalnya." Jelasnya ke gue dengan lembut. "Oh.. Iyaya kamu kan habis kena hujan. Ya udah ayok." Jawab gue dengan cepat, secara dia ke rumah gue hujan-hujan jadi gue yang ngga enak.
Pukul -/+ 19:30 *kediaman sarwan ngedihu*.
"Oh ini rumah mu." Seru gue ke dia. "Iya masuk yuk." Ajak nya ramah. "Ayuk, saya nunggu dimna?." Tanya gue sedikit takut sambil menyusuri lorong ke arah dapur bagian belakang.
"Eh kenapa ikut masuk." Serunya ke gue sambil ketawa. "Kenapa emangnya? Kan saya tamu. Tadi saya tanya, kamu juga nggak ngejawab jadi saya ikut masuk hehe." Seru gue balik ke dia. "Haha ya sudah ayok." Ajak nya sambil berjalan ke arah ruang keluarga dia yang di bagian depan. Sampai diruang keluarga gue langsung di suruh duduk di sofa, sendirian dan di hadapkan ke arah televisi yang nggak menyala. Rumahnya begitu sepi, seperti cuma dia yang tinggal di rumah yang besar ini sendiri. Lalu dia masuk ke dalam kamarnya yang letaknya di belakang tapi sedikit kesamping kiri dari sofa yang gue duduki. Setelah 3 menit dia berada di dalam kamarnya, dia keluar  "sabar yaa.." Ucapnya lembut sembari menuju masuk ke dalam kamar yang ada sedikit jauh dari tempat gue duduk di pojok kiri depan. Lalu dia keluar lagi bersama ibu-ibu yang umurnya mungkin sudah 40 an, yang wajah nya begitu sama persis dengan wajahnya sarwan, bahkan sampai lesung pipinya pun sama. Ternyata dia memperkenalkan gue sama nyokapnya, mereka duduk bersama, dan begitu terlihat kalau sarwan begitu sarwan sangat menyayangi nyokap nya, terlihat saat dia mencium kening nyokapnya,   di hadapan gue langsung. Gue langsung kangen sama nyokap gue, dan berasa pengen pulang. Gue dan nyokapnya ngomong-ngomong santai, nyokapnya nanya di mana gue tinggal, dan banyak pertanyaan-pertanyaan standar lainnya. "Cantik tidak ma?." Tanya sarwan dengan tertawa khasnya. Gue juga jadi ikutan ketawa, nyokapnya juga ketawa. Lalu sarwan nanya lagi "cantik tidak ma?, pacar ku ini." Serunya, jail lagi. "Nggak tante cuma teman." Bantah gue sambil ketawa. Singkat cerita kita pun pamit untuk pergi nyari makanan sambil menikmati malam minggu gue sendirian tanpa teman-teman cewek gue.
Pukul 20:30 *warung makan pinggir jalan. Di jalan ahmad yani, merauke*.
Kita memesan makanan, waktu itu yang gue pesan adalah nasi goreng yang pedas, dengan minum teh hangat. Sarwan memesan ayam goreng lalapan dengan nasi dan es teh. Begitu sederhana. Tapi gue ga tau kenapa senang aja makan di situ.
Sambil menunggu makanan tiba, kita ngobrol banyak seputar diri kita. banyak obrolan ringan yang kita obrolin. Obrolan-obrolan anak SMA. Tanpa mengurangi kesan serius, tapi santai. Sarwan yang  gue kenal waktu malam itu beda dengan sarwan yang gue kenal di kelas. Dia jauh lebih lembut, tapi  tidak mengurangi kesan humoris yang sudah melekat pada dia. Ternyata dia begitu menyayangi ibunya, begitu terlihat seperti anak mama tapi di sekoah di begitu terlihat seperti anak yang sama sekali hanya peduli dengan dirinya sendiri, dan terkesan kasar pada semua anak. Sampai di satu titik pertemuan pembicaraan kita. Dia mengatakan sesuatu yang sama sekali ngga pernah gue sangka. Dengan malu-malu dan ga mau menatap mata gue dia bilang "kamu, mau ngga jadi pacar ku?." Gue langsung ketawa kecil untuk menutupi rasa malu gue juga dan bilang " apa ? Saya ga dengar? Ngomong yang jelas dong, laki-laki padahal." Mencoba becandain dia. "Kamu, mau nggak jadi pacar ku!!!.?" Serunya lagi sambil melihat sekilas mata gue. "Apa ? Masa, kamu mau nggak jadi pacarku ngeliatnya  ga ke arah saya. Ngomong sama siapa? Kamunya itu siapa ?"  Seru gue yang sambil becandain dia lagi. Terus dia ngeliat mata gue dan megang tangan kanan gue lalu ngomong " tiara, kamu mau nggak jadi pacar ku?" Ucap dia tegas. "mm.. Gimna yaa mau ngga yaa, saya ga bisa jawab sekarang kasih saya waktu 2 hari." Jawab gue. "Yaampu 2 hari berarti kita sudah masuk sekolah. Saya ngga mau!!!  Pokoknya saya mau begitu masuk sekolah hubungan kita sudah harus jelas. Saya kasih waktu sampai besok, bagaimana?." Bantahnya tegas sambil menyantap makanan nya. "Oke, besok sore yaa." Jawab gue santai. "Besok pagi tiara." Paksanya ke gue. Kita terus berdebat. Dan makanan pun sudah habis  kita santap. Sampai di parkiran, dia menagih jawaban dari gue lagi. "Jawab sekarang saja apa susahnya?." Katanya. "Eh, janji nya kan besok." Seru gue. "Emangnya apa yang buat kamu mau jadikan saya pacarmu??." Tanya gue sinis. "apa yaa.. Kamu itu beda, kamu bukan tipe perempuan yang ketemu dengan cowok, hanya rame kalau di sms atau telfon, kamu bisa membuat saya tertawa, bukan hanya di sms atau telfon, kamu tidak hanya bisa membuat saya malu di sms atau telfon kamu bisa membuat saya tertawa, dan bisa selalu rame saat ketemu lansung." Gue langsung tertegun " ahh kayanya itu alasan klasik, semua perempuan begitu juga." Bantah gue seolah ga percaya. Nyokap tiba-tiba nelfon dan nanya di mana gue sekarang. Gue langsung bilang "ini habis makan, lagi mau pulang." Seru gue. "Ayok pulang yok. Mamaku nelfon nanya saya dimana sekarang?." Ajak gue buru-buru. "Oh yaudah ayok." Ajak nya sa,bil menyalakan motornya. " kamu janji mau jawab besok ya." Tambah nya. "Iyaa, saya janji."  Gue ngasih jari kelingking gue, terus dia ngelingkarkan jari  kelingking dia di kelingking gue, lalu gue ngasih lagi jari telunjuk gue, terus dia ngelikarin jari telunjuknya ke telunjuk gue, terakhir gue ngasih ibu jari gue, dan dia juga ngangkat ibu jari nya supaya ibu jari kita ketemu, sambil melingkar-lingkarkan jari-jari kita. Gue sambil ngomong "janji  harus di tepati."
Singkat cerita, kita pun jadian, berbulan-bulan kita lewatin, dia ngenalin gue sama teman-temannya, ajak gue nongkrong sama teman-temannya, ngenalin gue sama saudara2nya, begitu juga gue, gue kenalin dia ke saudara-saudara gue, sampai nenek gue sakit dia yang nemenin gue nyari makan buat nyokap sama bibi gue, sampai gue sama dia pernah di marahin bokap gara-gara bokap takut gue di buat salah bergaul, akhirnya dia juga yang beraniin gue buat ngomong ke bokap kalau gue sama dia bukan kaya anak-anak yang lain yang pacaran tanpa sepengetahuan dari orang tua. Kita bahkan pernah nangis sama-sama karena ga tau kenapa selama hampir sebulan kita marahan mulu. Dia asli overprotective sama gue banget tapi selalu mau mengusahakan apapun buat gue bahagia. Selalu ngelindungin gue, ngasih tau gue mana yang baik dan buruk. Sampai pada saat  5 bulanan atau 6 bulanan hubungan kita, dia harus berangkat ke sulawesi buat liburan. Sebelum dia berangkat besok  pagi, seharian kita sama-sama terus sampai malam nya gue nganter dia untuk nyari perlengkapan mandi seperti sikat gigi, dan sabun-sabun di salah satu toko di merauke. Saat itu waktu menunjukan pukul 22:15 gue seharusnya sudah harus pulang. Tapi dia bilang "kita mungkin bakal nggak ketemu agak lama." Katanya terdengar sangat dalam. Tapi ga mengurangi ke gentlean nya sebagai seorang cowok. "Habis ini kerumah ku dulu ya.." Ajak nya. "Untuk apa ? Ini sudah malam." Bantah gue sedikit tegas. "Sebentar saja, ini penting." Rayunya ke gue. "Yaudah boleh tapi cepat yaa.. Sudah malam lo.." Kebetulan waktu itu gue yang jemput dia di rumahnya, biasanya habis nganter dia ke rumah, dia malah nganter gue balik lagi ke rumah gue, dan ujung-ujungnya dia yang balik sendiri. "Iya cumbit.." Katanya lembut. Saat berada di dalam toko tersebut gue lagi pengen balon. Pas banget di dekat kasir ada balon yang mencuri perhatian gue. Sebenarnya bentuknya ya bulat biasa kaya balon pada umumnya tapi ga tau kenapa gue jadi jatuh hati sama balon yang ada di dekat kasir tersebut. Gue minta sarwan buat ngebeliin gue 2 balon biasa itu, dan dia beli'in.singkat cerita sampai di rumahnya sarwan, gue disuruh nunggu di dalam mobil dan ngga boleh keluar selama 10 menit, dan dia ninggalin gue sendirian, ga bilang mau kemana. 10 menit kemudian dia datang naik motor CB jadul warna merah yang dia pinjem dari teman bengkelnya, gue rada heran karena bingung untuk apa dia nunjukin motor yang jelas-jelas bukan punya dia. "Tinggal mobil di sini, terus kita keliling-keliling sama motor ini ya." Ajak nya sambil ketawa dengan gaya ketawa dia. Gue kaget tapi seneng abis,  langsung aja gue kepikiran kenapa gue ga bawa 2 balon yang tadi dia beli'in di toko itu buat nemanin kita keliling-keliling. Tapi dia nolak, karna malu buat bawa 2 balon itu. Tapi gue pengen dan gue maksa. Akhirnya di menyepelekan rasa malunya buat ngajak gue keliling-keliling kota merauke yang kecil itu naik motor jadul dan bawa 2 balon. Sampai di sebuah belokan menuju bandara dia bilang sesuatu buat gue. "Apapun yang keluar dari mulut kamu akau selalu ingat, sekarang janji ku sudah terpenuhi yaa ngajak kamu keliling kota merauke ini pake motor jadul, walaupun motor nya minjem." Jelasnya sambil megang erat tangan gue. Gue tertegun dan sedikit terharu, gue aja baru inget kalau gue pernah ngomong kaya gitu ke dia setelah omongan dia tadi. "makasih yaa bum..." Ucap gue sambil menahan tangis dan balik megang tangan kiri dia dengan erat. Berbulan-bulan kita lewati, berbagai macam ujian kita lewati pelan-pelan,ada karena kegenitan dia, ada juga karena salah gue. Bokap yang awalnya ga setuju gue sama sarwan, perlahan jadi luluh da sewaktu lebaran terus nanya-nanya sarwan. Sekarang kenapa harus sarwan ? Karena banyak hal yang bisa gue Ceritain ke sarwan, yang ngga bisa gue ceritain ke siapa pun, bahkan jarang orang yang bakal mau dengar dan ngerti. Dia mau sama-sama gue gimana pun bentuk gue. Sampai pada malam tahun baru 2015, kita masih di izinkan tuhan untuk sama-sama. Selama sama dia gue ngga pernah terfikir, jangan kan terfikir sekilas terfikir aja ga pernah kebayang bakal berakhir. Tapi pada akhirnya masa itupun tiba, masa dimana kita lulus SMA, masa dimana kita harus bisa jadi kupu-kupu yang terbang sendiri, masa dimana masa depan gue dan dia beda. Dan gue udah harus siap kalau suatu saat gue dan dia ngga bisa sama-sama. Saat dimana antara gue sama dia udah harus saling mementingkan cita-cita kita ssendiri. Dan kita pun akhirnya bertemu di satu titik dimana kita udah capek buat memperdebat kan hal yang itu-itu saja. Akhirnya kita putus di bulan oktober 2015 awal, yang sebenarnya kurang beberapa hari itu adalah anniversarry kita. Kita berdua ngga pernah ngerayain anniv, dia ngga pernah ngasih gue apa-apa buat anniversary kita yang berupa barang. Tapi yang dia kasih ke gue, cuma kehadirannya di saat Gue butuh, pundaknya saat gue pengen nangis, telinga dia yang selalu setia dengerin keluh kesah gue tentang masalah yang gue hadapi tiap harinya. Awalnya gue ngga percaya, ternyata emang kita benar-benar ngga bisa sama-sama. Yang paling bikin gue jatuh hati adalah. Dia itu ngga pernah janji buat ngga ninggalin gue, tapi dia janji dia akan selalu ada dan selalu sama-sama gue apapun bentuknya. Berbulan-bulan kita jalan sendiri-sendiri, gue ngerasa gue kaya pincang. Berbulan-bulan kita ngga saling kontek-kontekkan, saat dimana gue udah mulai bisa buat lupain dia, tiba-tiba dia datang dan kita memulai komunikasi lagi, gue yang sempat ngeblok dia dari semua akun sosmed gue perlahan mulai membuka nya kembali, dia ngechat gue, kita video call-an, setelah lama banget ngga video call-an. Buat gue sarwan tetaplah sarwan yang gue kenal. Gue ngga bisa benci sama dia. Karena yaa, kita putus bukan karena salah satu dari kita ada yang udah ngga sayang, bosen,  ngga di restui orang tua atau bahkan karna orang ke 3, sama sekali engga. Gue ngga pernah selingkuh, begitu juga dia. Dia pernah hampir nyelingkuhin gue tapi sayang ketahuan sama gue. Dia ngga pernah bosen sama gue, begitu juga gue ngga pernah bosen sama dia. Tapi kita milih berpisah, karena kita yakin suatu saat nanti kita bakal di temukan di waktu yang tepat dan di masa yang jauh lebih indah dari pada masa SMA kita. Sampai sekarang pun kalau di tanya gue masih sayang ngga sama dia bohong banget kalau gue bilang gue ngga sayang sama dia lagi. Bohong banget!!!!. Masih banyak memori yang gue simpan waktu sama dia. Buat orang-orang yang tau perjalanan pacaran kita, mereka sangat menyayangkan perpisahan kita, contoh seperti guru bahasa Indonesia gue. Tapi di titik ini kita memang udah ngga bisa buat sama-sama. Semuanya memang sudah ada waktunya, sudah ada masa nya, dan sudah ada tempat nya masing-masing. Siapa pun wan nanti wanita yang bisa buat kamu bahagia lebih dari gue, percaya deh cewek itu juaranya. Gue ngga tau lo bahagia atau ngga sama gue. Yang jelas gue bahagia sama lo. Sampai sekarang pun gue masih temenan sama si bumbitnya cumbit ini, sampai sekarang dia masih mau jadi teman cerita gue,sampai detik tulisan ini gue upload dia masih berteman sama gue dan gue bersyukur akan hal itu. Bukan karena kita ngga bisa melupakan atau karena kita ngga benar-benar saling menyayangi, tapi karena kita pernah menjadi 2 orang yang saling sayang banget, saling peduli banget, saling tau banget satu sama lain lalu harus terpisah karena keadaan dan jarak demi sebuah bongkahan emas besar yang ada di laut dalam. Dan butuh 1 kebahagiaan yang besar juga, yang harus di korbankan untuk dapat mengambil bongkahan emas besar itu, yang mereka sebut cita-cita.

Minggu, 15 Mei 2016

Perjuangan demi malioboro ekspress

Halo.. Salam sirip ikan terbang, gue udah terlalu lama kayanya ga nulis yaa gengs, sorry yaa hehe gue lagi nunggu waktu yang tepat ajaa buat nulis, and now adalah waktu yang tepat buat gue nulis deh hehe. Oiya gue kemarin senin tanggal 25 april jalan-jalan dong ke yogyakarta. Menurut kalian biasa ya? Tapi menurut gue luar biasa gengs, soalnya gue pergi ke jogja naik kereta kelas ekonomi sendirian, dan ini perjalanan perdana gue sendirian dan naik kereta, sebelumnya gue pernah ke luar kota sendirian sih tapi ga naik kereta dan ga naik kereta kelas ekonomi, gue naik pesawat. So, ini pertama banget gue naik kereta kelas ekonomi, dan sendirian. Sebenarnya, kalau gue mau naik pesawat aja, nyokap ngizinin tapi, karena gue seumur hidup gue selama 19 tahun ini belum Pernah naik kereta, jadi gue dengan sok memberanikan diri gue naik kereta, keluar kota sendirian. Jadi kali ini gue bakal nyeritain gimana gue sampai di jogja, mungkin sedikit kegiatan gue juga di jogja terus perjalanan balik lagi ke malang dengan selamat. So gini ceritanya..
 Sebenarnya gue mau ke jogja itu tanggal 19 iyaa kira-kira tanggal segitu lah. Kenapa gue mutusin buat berangkat di tanggal 19 hari selasa itu karena, tanggal 16 nyokap gue ultah, so ga mungkin gue keluar kota. Saat itu gue udah mesan tiket kereta api tanggal 19 april 2016, dengan catatan sekitar tanggal 23 sore gue udah harus di malang karena tanggal 23 pagi bokap yang waktu itu diklat di jakarta akan mampir ke malang sekitar 3 harian. Jadi gue mesan tiket tanggal 19 pagi untuk berangkat ke yogyakarta.  Saat pemesanan, gue merasa sangat gugup sumpah gugup nya ga abis-abis sih, soalnya gue takut salah-salah gue mesan tiket waktu itu di sebuah aplikasi, menurut saran teman gue yang namanya alwi hassan kalian pasti tau deh soalnya gue pernah nyeritain juga di tulisan-tulisan gue, kenapa gue minta saran dari dia? Karena setau gue dia adalah teman yang menurut gue hobi banget jalan-jalan keluar kota menggunakan kereta, dan menurut gue dia teman gue yang amat sangat update teknologi, karenanya lagi gue adalah sosok cewek yang males banget buat keluar rumah, iyaa gue anak rumahan banget sih.. Oke jadi sehabis itu gue mesan tiket kereta api di aplikasi yang namanya PT. KAI (Kereta Api Indonesia) gue nyari tiket yang kebetulan waktu itu lagi promo, kenapa? Karena gue berangkat waktu itu pake duit gue sendiri, hasil dari gue jualan topi tumblr,
untung nya lumayan makanya gue beli tiket pulang pergi waktu itu sendiri. Dan kenapa gue milih  kelas ekonomi, ya karena gue beli  tiket pake uang gue sendiri. Sekalian juga karena gue mau nherasain duduk di kereta yang kelas nya ekonomi, alias dari yang terendah dulu, kemudian ketingkatan yang lebih tinggi dari kelas ekonomi, yaitu kelas bisnis, abis bisnis, eksekutif , kelas yang asli paling mahal sih katanya, kalau gue naik kereta api dengan kelas eksekutif harga nya kurang lebih 200-400 san gue milih untuk naik pesawat, yang menurut gue harganya ga beda jauh-jauh amat sama kereta api. Menurut gue sih. Oke, jadi balik lagi ke proses pembelian tiket kereta api, gue saat melakukan transaksi pembelian tiket kereta api itu merasa takut banget, seolah-olah gue kaya lagi melakukan transaksi jual beli narkoba, padahal realitamya gue cuma beli tiket kereta api kelas ekonomi yang kebetulan waktu itu dapet harga promo. Jadi gue udah excited, senang abis gila, singkat cerita gue udah bayar tiket kereta api tersebut ke indomaret, otomatis gue excited banget karena, gue berhasil melakukan transaksi, sendiri, dan bayar pake uang gue sendiri juga, yang artinya gue siap untuk berangkat sendirian, ke yogyakarta naik kereta api tanggal 19, sangking excited nya gue udah packing2 dari 2 hari sebelum keberangkatan tanggal 19, oiya sampai lupa habis gue  melakukan transaksi beli tiket gue langsung nanya-nanya ke asisten rumah tangga gue yang kebetulan pernah naik kereta, bukan hanya asisten rumah tangga gue, tapi gue nanya-nanya ke si alwi, yang biasa bepergian keluar kota naik kereta, waktu itu kereta yang gue beli tiketnya namanya malioboro ekspress, gue nanya-nanya ke asisten rumah tangga gue yang sering gue panggil 'mba' namanya mba min sih, tapi guebiasa manggil nya mba aja, biar lebih singkat. Ok lupakan, jadi gue terus-terusan nanya ke dia gimana sih dalamnya kereta api ekonomi, dapet makanan atau engga, ada kaya pramugara dan pramugari nya apa enggak, gue nanya-nanya terus, udah kaya orang kampung yang belum pernah naik kereta api. sampe si mba bilang, pokoknya kereta malioboro itu bagus, ada gambar wayang-wayangnya juga, pokoknya nanti mba liat aja sendiri pas udah berangkat, tutur ,ba min. Mungkin dia juga udah capek jawab-jawab pertanyaan gue kali ya hehe. Sangking excited nya lagi, dan sangking pengen tau nya gue sama malioboro ekspress ini gue sampe searching di google,  gimana kelas ekonomi, bisnis dan eksekutif nya, gue searching dan emang bagus, kaya pesawat gitu.
  Singkat cerita tanggal 19 pun tiba, sebelum tanggal 19 pagi, malem nya gue udah mengupdate status di salah satu sosial media gue, tentang tas gue yang udah kaya cangkang kepiting, dan lagi-lagi ya karena sangking excited nya makanya gue ngebuat status seperti itu di salah satu sosial media gue, dan emang teman-teman gue banyak yang nge respon status gue wkwk, asli gue kaya orang kampungan yang super kampung, ibaratnya orang kampung yang baru pertama kali mau ke kota sambil naik pesawat, iya kaya gitu. Tanggal 19 pagi pun tiba, hari itu adalah hari selasa, sahabat gue si acha, yang sempat gue ceritain di tulisan gue sebelum nya,mewanti-wanti gue untuk ga bangun terlambat saat tanggal 18 malam itu, bukan hanya acha, tapi si alwi juga ngingatin gue buat jangan terlalu akrab sama orang yang nanti bakal duduk sama-sama gue, diajuga bilang kalau 15 atau 20 menit sebelum keberangkatan kereta gue harus udah ada di stasiun, dan gue dengan pd nya menggampangkan nasehat-nasehat mereka, tapi gue pagi nya tanggal 19 itu gue bangun pagi banget, ups sebelum-sebelumnya gue selalu bangun pagi buat shalat subuh sih. Gue bangun pagi dan langsung nge-WA acha buat ngabarin dia, kalau gue udah bangun dan dia masih tidur, saat itu gue santai banget, itu kereta berangkat jam 08:25 jam 7 an nyokap udah nawarin gue buat mandi, dan nanya "itu kereta berangkat nya jam berapa? Kok belum mandi ?" terus gue bilang "setengah 8 lewat, tp 5 menit sebelum keberangkatan aku udah harus di kereta ma" dengan santai abis, "lo kok kamu ga mandi" sahut nyokap. "Bentar maa jam set. 8 nan ahh" dengan santai nya gue lagi, yang sambil main hp. Percakapan terhenti, dan gue mulai siap-siap, gue mulai mandi dan ngeberesin barang-barang yang gue mau bawa untuk di tenteng, saat itu waktu menunjukan pukul setengah 8 lewat, gue mandi, terus nungguin nyokap mandi dan siap-siap saat malam hari sebelum keberangkatan  gue lupa ngebeli cemilan, buat gue cemilin nanti di  kereta, jadi dengan waktu yang udah nunjukin pukul berapa gue ga tau ya karena gue udah males banget buat liat jam di tangan gue, sebab posisinya gue udah buru-buru banget, gue memilih untuk mampir ke indomaret dekat rumah gue, mana jalanan waktu itu macet banget, dan rumah gue yang lumayan jauh dari stasiun kota, asli gue panik banget tapi sebisa  mungkin gue harus tenang karena kalau kita melakukan semua hal dengan tenang, semua akan baik-baik saja, gue selalu percaya akan kalimat tersebut. Makanya gue ga suka melakukan semuanya serba terburu-buru. Singkat cerita Akhirnya gue sampai di stasiun kereta, gue langsung pamitan sma nyokap, dan ade gue yang pertama, "aku langsung masuk aja yaa ma, kayanya keretanya udah datang. Mama langsung pulang aja yaa" sahut gue seraya mencium kening nyokap, dan mencium tangannya dan ade gue nyium tangan gue. Akhirnya gue masuk, dan nyokap langsung pergi, gue excited abis dan pd luar biasa. Masuk kedalam terminal kok gue kaya ngeliat masih sepi-sepi aja gitu, tapi banyak orang yang pada ngantri dicostumer service dan ngantri buat nge cetak tiket, saat itu gue udah nyetak tiket untungnya tapi gue ga tau, waktu itu malioboro ekspress ini berhenti di stasiun apa, dan menurut acha gue di haruskan untuk bertanya kepada orang yang bertugas di stasiun kereta, begitu masuk gedung terminal mata gue langsung di tujukan pada security di pintu jaga tempat masuk nya penumpang kereta, langsung aja gue tanya "pak selamat pagi, saya mau nanya ni" tanya gue kepada sang security, "iya mba pagi, mba tanya saya jawab hehe" jawab security sambil bercanda sama gue
"Mmm gitu yaa pak *tersenyum rada bingung* pak kereta malioboro ekspress ini nanti turunnya di stasiun apa yaa pak ?" Tanya gue yang masih pd abis dan rada-rada tertawa biar akrab pan dikit. Pak security pun langsung ngeliat tiket gue, dan langsung terperangah kaget " lo lo lo oalah mba, ini kereta udah berangkat dari 5 menit yang lalu mba-mba, sampean telat mba ."  Muka gue langsung berubah kontraks dari yang agak tertawa-tawa pd, jadi langsung berubah 180 derajat jadi kaya pengen nangis di meja security itu. Gengs, gue ga sedih cuma pengen nangis tapi gue kaya mikir lagi gitu lo, gue udah 19 tahun usahakan urusan ini urusan ketinggalan kereta ini gue harus bisa selesaikan sendiri,  gue sama sekali ga sedih, ga nyesal juga, gue cuma malu sama orang-orang yang ada di dalam gedung stasiun itu semuanya pada ngeliatin gue, pak security itu suara nya gede banget soalnya -_-. "Hah? Masa si pak -_- " gue yang berusaha tenang dan ga percaya. " ya betul tah mba, kan jam 8 ini berangkatnya, mba datang saja sudah mau jam 9 mba-mba." Jawab bapak security dengan suara om-om nya. "Yah, pak terus gimana ya pak?" Tanya gue dengan muka memelas ke bapak nya biar si bapak security ini ga ngomong gede-gede udah kaya mau gue kempesin itu perut-_- "ya hangus mba, eh tapi mba nyusul aja ke kepanjen, oalah yo ga keburu yaa mba" jelas pak security yang agak labil. "Hah?hangus ?" Tanya gue lagi yang masih ga percaya, "terus saya beli untuk nanti siang ga bisa pak ?" Sambung gue. "Oo ada kok mba, ada bisa di beli di costumer service kami" jelas security yang suara nya naudzubillah. "Yaudah pak makasih" gue keluar dengan wajah yang kayanya saat itu terlihat panik yaa gengs, terus gue nelfon nyokap yang kayanya belum begitu jauh dari stasiun. *lagi nelfon nyokap* "Mah, aku ketinggalan kereta mama balik lagi dong ke stasiun" sahut gue begitu suara halo dari nyokap belum selsesai. "Hah ? Ketinggalan ?kok bisa " tanya adik gue, yang waktu itu ngankat tlfon nya nyokap. "Sudah balik saja dulu, sa sudah di tawarin naik becak ni, sama mas-mas becak." Ucap gue yang rada kesel sama adik gue. "Yaudah-yaudah" *menutup telefon*.
   Gue masuk mobil dengan keadaan bete abis, selain sebel sama security yang suara nya udah kaya toa bocor, gue sebel sama mas-mas becak yang nawar-nawarrin gue becak.  *di dalam mobil* nyokap sama ade gue udah ngetawain gue, ketawa cekikikan. "Kok bisa sih?, berangkat jam berapa sih?" Tanya adik gue sama nyokap, " aku ga tau, pas nanya di security nya, securitynya bilang kereta nya sudah jalan, mana suaranya besar kaya perutnya !!!" Seru gue sambil marah-marah. Setelah itu percakapan berlanjut membahas tentang keberangkatan gue hari itu juga, nyokap sampai nekat mau beliin gue tiket pesawat hari itu juga, gue bilang gue ga mau, gue memilih buat nyari tiket untuk sore hari, tapi pada habis semua dan langsung gue nelfon acha. Gue bilang kalau gue ketinggalan kereta, yang bikin sebelnya si acha malah ga percaya dan bilang gue becanda dengan nada yang sedikit serius. bangke lu cha dalam hati gue tapi wkwk. By the way acha itu sohib gue yang pernah gue ceritain di tulisan gue juga sebelumnya, dia yang bakal nampung gue, jemput gue, dan bertanggung jawab atas gue nanti di jogja. Oke jadi si acha ini ga percaya sampai akhirnya dia kayanya dengar kalau gue masih di dalam mobil dan dengar nyokap ketawa-tawa sama ade gue. Pikiran gue cuma satu, gue harus sampai di jogja tanggak 19 itu juga!! Ga mau tau. Udah habis berdebat sama acha masalah keberangkatan, gue sampai nekat mau berangkat jam 8 malam jadi sampai jogja subuh, tapi acha takut buat jemput gue kalau subuh-subuh gitu katanya, gue bingung ngapain dia takut ?? Hantu aja takut sama rambut keriwil nya, apa lagi orang cha-cha -_- sok cantik banget sih pft. Oke lupain, akhirnya dengan sedikit perdebatan gue sama acha mutusin kalau keberangkatan gue, gue undur tanggal 25 hari senini. By the way nyokap juga ngewanti-wanti gue untuk milih hari keberangkatan itu hari selasa, nyokap bilang hari selasa itu adalah hari sial buat dia -_- gue sendiri bingung yaa apa hubungan nya keberangkatan, dan ketertinggalan kereta sama hari selasa, hari selasa itu menurut nyokap adalah hari sial -_- come on, yaudah lah yaa orang tua emang sukanya begitu gue sndiri bingung ada trauma mendalam apa nyokap sama hari selasa. Jadi pesan moralnya, lu pada kalau mau kemana-mana bepergian apalagi sendirian, istilahnya travelling by my self, atau solo travelling, atau travelling alone, atau backpacker atau apalah istilah-istilah gaulnya, usahakan lo harus terlebih dulu memperisiapkan apa yang wajib lo bawa, ga usah terlalu excited, bukan untuk travelling perdana lo aja, tapi untuk semua hal yang kalian kerjakan ga usah terlalu excited, biasa aja ngalir dan di bawa nyantai ajaa, jangan lupa bawa uang cash, cemilan, kalau kalian pada suka ngemil kaya gue, dan jangan pernah lupa membawa underwear its more important than everythings wakakak, emang susah sih secara loe dari yang ga pernah naik transportasi lain selain transportasi yang udah mainstreem banget kaya pesawat, mobil, sepeda motor. Terus kaya tiba-tiba ada peluang buat loe nyoba transportasi yang belum pernah loe coba sebelumnya istilahnya keluar dari comfortzone loe so, why not ?. Tapi asli yaa loe travelling sendirian itu ngajarin loe banyak hal deh, ketemu orang-orang baru juga, gue sempat tukaran ID sama salah satu penumpang asal tulungagung saat gue pulang dari jogja kalau gue sempat gue bakal ceritain nanti di tulisan gue selanjutnya. dan menurut gue ya, naik kereta api itu ngajarin kita buat lebih mandiri, lebih sabar nunggu, dan buat berbagi sama orang, loe akan banyak nemu orang-orang baru juga di kota yang loe tuju, siapa tau loe bisa bersahabat dekat sama dia, kaya gue waktu di jogja main-main ke hutan pinus yaa, gue kenalan sama cowok, cowok kecil sih anak kelas 5 SD yang udah bisa main instagram dan kita sempat tukaran nama akunig gitu wkwk. Seru sih, jadi menurut gue sedikit sok kenal dan sok dekat itu penting, asal loe ga kelewat batas aja. Udah dulu yaa gengs gue lagi di kepang rambut nya sama asisten rumah tangga gue, mmmmh maksudnya asisten rumah tangga nyokap gue. Mmmhh maksudnya asisten rumah tangga keluarga kecil gue, yah pokoknya itu deh yaa.. Udah dulu yaaa gengs entar gue cerita lagi pas gue di jogja. Salam sirip ikan terbang ~

Minggu, 13 Maret 2016

Ikan terbang turning 19 y.o

Hallo salam sirip ikan terbang!!! Gue lama ga nulis ya ?? Pada kangen ga sih sama tulisan gue ?? Wkwk, ngomong-ngomong kemaren tanggal 13 umur gue jadi nambah 1 tahun. Yop sekarang umur gue jadi 19 tahun, tahun depan sudah 20 tahun makin tua yaa gue kayanya. Tapi jiwa gue jiwa muda nya para remaja. Kali ini di tulisan gue yang ini gue bakal cerita gimana ulang tahun ke 19 gue. Gue sangat bersyukur sih, bersyukur banget malah, nikmat yang di kasih tuhan terlalu manis buat gue. Alhamdulillah gue selalu di kasih kebahagiaan, di kasih banyak orang yng bener-bener peduli dan sayang sama gue, di kasih banyak perhatian dari teman-teman, sahabat, dan keluarga gue. Dan kerja tuhan itu memang bener-bener misterius gengs! Tergantung gimana lo nyikapinnya gimana, tergantung gimana lo mensyukurinya nya. Well, dan gue bener-bener merasakannya.
Kemarin saat ulang tahun jujur itu birthday yang menurut gue sendiri kaya hari-hari biasa, ga ada yang begitu istimewa, karna gue waktu 18 tahun di tahun kemaren bener-bener kaya birthday, yang bener-bener istimewa. Karena saudara-saudara gue rumah nya pada deket-deket sama rumah gue, teman-teman sekolah, ada lah walaupun ga banyak, terlebih gue waktu itu sama pacar juga kan ngerayain 18 tahun gue. Dan itu adalah hal-hal yang buat gue kayanya ngerasa biasa aja di ultah gue yang ke 19 tahun, gue juga mikir kalau umur 19 kayanya udah gaada waktu buat yang untuk hura-hura, ga ada waktu buat party-party kaya 17 tahun atau 18 tahun gue. Gue emang berusaha berfikir dewasa soalnya. Wakakak.  Selain banyak yang harus gue kejar, banyak juga orang yang harus gue bahagiakan, jadi ga ada waktu kayanya untuk berfikir soal party-party kaya birthday gue yang dulu-dulu, teman-teman gue juga pada sibuk kuliah, ngurus masa depan mereka juga. Jadi di fikiran gue bilang, kalau teman-teman gue sibuk dengan dunianya masing-masing dan yang gue yakini mereka ga bakal ingat sama ultah gue. Gue memahami karena, yaa semua  emang karena waktu. Mereka pada berlomba-lomba buat sukses di usia muda. Sedangkan gue? Gue adalah wanita yang kayanya suantai... Udah kaya di pantai, yang tidur nya ga pakai seprei, makanan nya gulai, tapi ga suka melambai, biar ga kaya jabalay yang jarang di belai (skip dulu lah) Jadi yaa, kayanya birthday gue ini bakal biasa aja.
  Tapi yang ajaib kemaren, itu adalah hari yang menurut gue hari yang ajaib banget, entah kenapa gue rasa keramaian saat kita ultah itu penting banget loh gengs. Karena itu menunjukan seberapa tenar nya elo, dan seberapa banyak orang yang sayang dan peduli sama hari spesial elo gengs. Tapi itu tergantung dari pemikiran loe aja gengs wkwk. Oke balik lagi ke ulang tahun gue yang ke 19 kemaren yaa, iya emang harus jelas gitu gengs, kalau ga gitu lo bakal salah paham soal umur gue, entar takutnya, kalian ngira kalau gue baru berumur 15 atau 16 tahun, kan ga lucu yaa.. Ok skip dulu, kita balik ke ultah gue yang ke 19 kemarin ya, entar pada penasaran lagi. Jadi gini, Niat hati cuma pengen ngajak teman-teman gue, sesama perantauan yang udah pernah atau sempat jalan sama-sama gue selama di malang dari papua makan-makan di caffe favorit gue, makan-makan sama keluarga kecil gue biar ramean, gue udah reservasi tempat untuk sekitar 6-7 orang, tapi yang bisa dateng waktu itu menurut info cuma 1 orang, yaitu sohib gue banget namanya nadya fabanyo gue pernah nyeritain juga di blog gue sebelumnya. Cuman dia yang bisa dateng, awalnya mau berangkat bareng, gue jemput di kos-kos san nya, yang kebetulan banget ga jauh dari rumah gue, tetapi saat setengah jam gue mau ke kosnya, dia bilang dia lagi di rumah nyokap nya,  yang tempatnya itu muter2 banget kalau gue harus jemput dia, dan menuju caffe dimana gue udah reservasi tempat, dia bilang dia mau nysul nanti sama ade nya, gue yang waktu itu agak sedikit kecewa mengiyakan kemauannya, ga gimana-gimana yaa gue takut kalau dia ga bisa datang, dan gimana dengan tempat yang udah gue reservasi dengan 7 kursi itu?? Masa iya ?? Gue mau nyuruh mba-mba dan mas-mas nya duduk bareng dan main gaplek sama gue dan keluarga gue? Tapi itu kayanya perlu di coba wkwk.Gue udah mikir kalau ini bakal jadi bad birthday. Tapi dia bilang kalau gue mau on the way caffe gue harus ngabarin dia, seperti biasa. Dan gue lakuin. Singkat cerita, gue sampai di caffe tersebut, by the way itu caffe namanya rumah moeria, itu caffe keren banget gengs!! Yang di malang atau yang liburan di malang harus nyoba deh ke caffe itu, itu caffe recomended banget yaaa.. Ok, promosi enough!! Back to my birthday, begitu sampai gue sama keluarga langsung duduk dan mesen makanan dulu, nyokap nyuruh gue nelfon nadya, yang rumah nyokap nya itu deket sama rumah moeria tapi dia belum nyampe-nyampe juga. Gue nge chat dy di line tapi cuma di read, pikiran gue bilang kalau dia lagi otw rumah moeria. Gue nyantai-nyantai sambil nunggu makanan, berusaha setenang mungkin. Pas gue lagi ngalihin pandangan ke arah jalan dimana arah jalan para pengunjung dari luar datang tiba-tiba gue ngelihat ada 2 orang cewek lagi repot bawa balon, kue, dan bucket bunga.. Seketika gue pengen nangis, tapi gue gengsi lah, gue lagi ultah pengen seneng-seneng ga mau ngeluarin air mata, dengan sekuat tenaga gue nutupin rasa terharu gue, dan emang nyatanya gue ga nangis, by the way itu yang cewek 2 orang salah satunya nadya fabanyo sohib gue yang setrong bangettttt, satunya lagi temen smp gue dari papua juga yang ngerantau sampai malang, dan dia bilang kalau dia ga bisa datang karena dia banyak tugas yang harus di kerjakan, nyatanya ?? Gue di kerjain wkwk, dan lo bayangin yaa gengs nadya fabanyo ini sama sekali ga ngucapin happy birthday atau apalah ke gue dari pagi -_- Gue seneng banget lah saat tau kalau mereka pada bisa datang, yahh walaupun cuma 2 orang gue bersyukur banget, mereka sweet banget lah pokoknya, ngomong-ngomong soal sweet ada temen gue yang sweet banget dia ngirim bucket bunga buat gue yang di titipin ke nadya biar bisa di bawa pas ultah gue kemaren, buat hadiah 19 tahunan usia gue. Gue bahagia luar dalam lah saat itu ada yang ngirimin bucket bunga, awalnya gue ga tau itu dari siapa,karena ga di bilang juga itu dari siapa cuma lewat secarik kertas yang isinya wish-wish, di pojok bawah dan di luar kertas itu ada tulisan "from jayapura with lope". Its so sweet. Yang gue curigakan dia ini temen yang diam-diam ngefans sma gue. Yang the javu nya, dia bisa tau gue pingin sekali dikirimin bucket bunga dari orang, gue pernah minta di dia bucket juga sebelumnya pas valentine kalau ga salah yaa. Bukan hanya dia yang gue mintain bucket, semua teman gue yang menurut gue udah sohib banget sama gue, gue mintain bucket dong.. Emang harus begitu gengs, kita kan harus berusaha mewujudkan mimpi kita yakan ?? Intinya ini orang yang udah ngebaca blog gue, dan pernah gue ceritain juga di tulisan gue sebelumnya, ini temen cowo gue yang suka ngolok-ngolok gue, yang sok cool abis anjir, padahal mah dia itu alay, dan ga ganteng-ganteg amat lah, tapi sok ganteng nya naudzubillah ya allah, Korban hts san juga wakakakak, sok romantis bat dah ini cowo, sok sexy, dia serba sok gengs, tapi baik, iyaa dia baik banget lah perhatian sama teman-temannya, buktinya dia niat loh ngirim bucket walaupun lewat nadya juga wkwk. agamanya ??? Ga ngerti deh, ga punya agama dia kayanya wakakak, ga deng, kayanya agama nya bagus. Orang makassar itu agamanya bagus-bagus sih menurut gue yak. Yop!!! Kalau begitu gue kenalin sekali lagi yaa.. Namanya rizaldi khalwat dia JOMBLO gengs, yang mau daftar ? Bisa langsung masuk ig nya namanya @ijaloyy, btw bukan cuma dia yang bisa buat ultah gue yang ke 19 ini jadi lebih istimewa, ada nadya fabanyo juga yang dalam keadaan apapun dia selalu ada buat gue, nganterin kesana kesini, bantu masak-masak juga waktu itu di rumah, terlebih nyokap gue yang masih sempet-sempetnya pesenin gue kue dan ngumpetin kue itu tanpa sepengetahuan gue padahal gue seharian di rumah, dan rela bangun tengah malam buat ngucapin happy birthday buat anak gadisnya, ade gue yang nge-cancel jadwal futsal nya demi lunch sama kakaknya, dan bali'in 2 pasminah ucul wakakak, thanks juga buat rumah moeria yang udah ngasih gue member card secara cuma-cuma, buat muthia yang rela bkin tulisan happy birthday buat gue, acha yang bela-belain buat akun oovoo demi vc bareng gue, tapi sama sekali ga ngucapin  happy birthday ke gue sampai sekarang, nio yang tiap waktu selalu nelfon gue berjam-jam untuk ngucapin selamat ultah. Alwi hassan yang udah buat tulisan happy birthday  sma harry dan juga syavura teman-teman nya, mas eko kakak sepupu gue yang tugas di brimob jayapura yang bela-belain di sela-sela waktu tugasnya pas pengawalan udah mau ngeprint nin tulisan happy birthday dan di pake foto sama dia pas penugasan, gue tunggu mas noken nya. gue sayang kalian semua makasih buat semua nya, makasih udah mau balik jadi teman-teman gue lagi. So, intinya gue sangat amat bersyukur kepada allah swt, hidup gue udah terlalu indah. Alhamdulillah. semua yang gue pinginin bisa di kabulkan sama allah lewat teman-teman gue sendiri, dan ultah yang sweet, dan istimewa ga harus sama pacar, tapi bisa sama teman-teman lama yang udah pada jauh jaraknya sama kita, tapi mereka bisa punya niat tulus, dan menyisipkan sedikit waktunya buat ngingat pergantian umur elo, itu udah lebih dari sweet. I LOVE YOU ALL WITHOUT A ANY REASON. I'M ALWAYS BE YOURS LITLLE TIARA, ALWAYS BE YOUR LITLLE IKAN TERBANG!!!. Udah dulu yaa, para pengikut ikan terbang, gue mau masuk ke dalam air dulu udah megap-megap gue di darat nih, tunggu cerita-cerita gue yaa gengs!!! Salam sirip ikan terbang!!!!

Senin, 22 Februari 2016

Hari pertama ikan terbang olahraga

Salam sirip ikan!!! kemarin adalah hari pertama gue olahraga (lagi), kemarin sore jam 14:30 gue melakukan program sehat gue yang pertama kali di tahun 2k16. Gue olahraga terakhir tahun 2014, dan awal sampai pertengahan 2015. Waktu itu gue suka banget sama yang namanya olahraga lari, dan naik sepedah hampir setiap sore gue olahraga pada waktu itu, kebetulan gue masih sama si cowok scorpio ini doi yang Kurang lebih 7 tahun lalu waktu itu jadi atlet bulu tangkis suka banget sama olahraga, sedangkan gue yang suka sama olahraga cuma pas jam penjaskes waktu di sekolah. Jadi doi selalu maksa gue untuk olahraga, ngajak gue olahraga. jadi setiap ada hari senggang meskipun ga setiap hari doi ngajak gue sepedahan sore sampe betis sama paha gue sakit banget, entah kenapa olahraga berdua itu jadi nyaman aja buat di lakukan nyuruh gue lari padahal si doi ada di tempat berbeda sama gue, contoh gue di rumah sedangkan dia lagi di lapangan waktu itu tapi kita sama-sama lari sore gitu, olahraga yang paling sering kita lakukan sama-sama waktu itu berenang. Kita berdua suka main air, liat-liatan di dalam air, sampai ngajarin gue nyelam. iya dulu emang gue sama si cowok scorpio ini sweet banget. sampai setiap minggu pagi gue di harus kan nemenin dia latihan bulu tangkis. Entah kenapa olahraga berdua itu jadi asik asik aja gitu, selain bisa jadi quality time, olahraga bareng orang yang kita sayang itu bawa pengaruh positif juga kan buat kita. Oke lupain aja yaa..
Jadi ikan terbang kecil ini memulai hidup sehatnya lagi di awal tahun yang baru ini. tahun baru, kegiatan baru juga, pengalaman baru, semuanya baru. Hidung gue aja yang masih begini-begini gaada perubahan. Takdir alam kali haha. By the way sekarang gue lagi berusaha nekunin olahraga yoga, kemaren bru sehari gue ikut di salah satu tempat olahraga yoga. Awalnya Gue kira olahraga yoga itu yaa gitu-gitu aja, ngebosenin, Ga bakal ngeluarin banyak tenaga kaya olahraga lari dan naik sepeda gitu, bahkan mungkin jadi males ikut kedua kalinya, dan bakal banyak sekumpulan ibu-ibu sexy yang berusaha mengecilkan badan mereka. Dan lo tau apa yang terjadi?  semua pikiran jelek gue tentang olahraga yoga itu terpatahkan! Ga seperti yang ada dalam pikiran buruk gue, sama sekali engga! Olahraga yoga justru menurut gue bikin bentuk badan kita jadi bagus, lebih ideal juga. dan jangan salah olahraga yoga itu membutuhkan keseriusan yang baik, membutuhkan banyak tenaga dan banyak ngeluarin keringat. bikin peredaran darah mengalir dengan baik, pernafasan juga jadi teratur. Dan gue akui badan gue jadi segar banget habis ngeyoga gitu, seluruh badan jadu seger banget! Gue yang baru mau aktif lagi berolahraga benar-benar merasakan nya. Badan gue jadi sakit-sakit gitu, tapi sakit nya itu beda dengan sakit hati yaa haha. Lupain deh! Sakit nya beda dengan sakit yang kita alami kaya pinggang sakit karna kebanyakan tidur atau duduk, tangan jadi ngilu gara-gara megang gadget kelamaan. Sakit akibat olahraga itu beda, badan kita sakit tapi kita jadi merasa lebih fit ajaa gitu, padahal badan kita lagi sakit-sakit loh! Gengs gue rasa kalian harus nyobain olahraga yoga deh, ini olahraga bagus banget deh, tadinya gue pikir badab kita itu bakal di lipet-lipet udah kaya matras gitu, padahall....... ga hanya di lipet tapi di putar sana putar sini, jinjit sana jinjit sini. Kita udah kaya mau akrobat gitu, tapi seru sih haha.. gue waktu itu olahraga bareng nadya fabanyo sahabat baru yang gue ceritain di tulisan gue sebelumnya, gue rada bingung sih, nadya apa nya yang mau di kecilin secara dia itu udah kecil banget asli. Gue ikut olahraga yoga ini seminggu 2 kali aja dulu, karna baru awal juga kan, selain yoga, gue juga pengen kembali lari-lari sore lagi biar pun cuma bentar. Itung- itung buat manasin tubuh biar terbiasa sama olahraga lagi. Gue rasa lo pada harus nyobain buat olahraga yoga deh! Di tubuh itu segar banget lo. Padahal gerakannya menurut gue sih ga ribet.

Well, intinya itu begini. Kita ga usah berolahraga mahal-mahal, dan elo ga perlu pergi ke gym buat olahraga, karena olahraga itu ga perlu mahal, dan ga harus di indoor, olahraga itu bisa di lakukan dimana aja. Dan ga harus pake alat juga. Semenjak gue sakit itu gue juga berfikir, kenapa gue jadi gampang kecapean ? Sebenarnya bukan hanya dari pola makan, tapi dari kegiatan kita juga. Gue rasa kita harus nyelipin waktu sedikit sejam aja buat ngebiasain tubuh kita dengan berolahraga biar kita ga gampang capek dan biar kita awet muda gengs, selain itu karena Sehat itu mahal. tapi pernah ngerasa ga sih kalau sakit itu justru lebih mahal.💜 itu dulu aja deh yaa gengs .. salam sirip ikan terbang!

Minggu, 21 Februari 2016

17 orang spesial di kehidupan seekor ikan terbang

Ini di tulisan gue yang ini, gue mau ngasih tau siapa aja orang yang ikut ambil bagian dan mewarnai kehidupan gue, kehidupan seekor ikan terbang yang sedang dalam proses menuju ikan terbang dewasa orang-orang yang ada dalam suka duka gue, yang tau baik buruknya sifat gue, yang banyak kasi gue warna-warni kehidupan, yang buat gue jadi lebih mateng dalam berfikir, yang mengetahui semua tentang gue. Kurang lebih begitulah, gue urutin biar kalian pada gampang bacanya, gue urutin dari yang ter inti, sampe yang ga penting-penting amat haha.. Ga deng, semua menurut gue penting kok hihi. Mereka adalah kumpulan orang-orang yang gue sayangi tanpa alasan. 

1. Pak darsono dan ibu darsono, dua orang yang membuat gue jadi terlahir kedunia dengan keadaan sempurna, mendidik gue, ngasih tau gue, mana yang benar dan salah waktu gue masih unyu dulu, sekarang gue cantik soalnya. yang selalu mau nemenin gue dalam keadaan gue lagi hancur-hancurnya, sampai yang paling indah-seindah nya.
2. Kakung samad dan mbah putri, dua sepuh yang merawat gue dari orok, sampe umur gue 6 tahun. Yang alhamdulillah sampai sekarang masih di beri umur buat liat gue sukses nanti. Amin. 
3. Arifandy dan ariston, dua adik laki-laki gue yang paling nurut kalau gue suruh ngapa-ngapain. Yang buat moodbooster dan unmood
4. Elok ayu sekarsih, sepupu yang udah gue anggep kaya teman sendiri, teman gue curhat, teman dari jaman gue masih orok, tempat gue berkeluh kesah, dia paling ngerti dan paling sejalan pikiran sama gue. 
5. Mama yun, tante gue yang super baik dan suka banget masak masakan enak, selalu ada saat gue laper. Haha nyokap nya elok ini. 
6. Sarwan ngedihu, laki-laki scorpio yang gue ceritain di tulisan gue sebelumnya, laki-laki yang paling baik, yang paling sabar, dan yang paling sweet yang pernah gue kenal, dia yang paling tau gimana gue sebenarnya, apa yang gue ga suka, apa yang gue cintai, selalu bikin gue marah, kecewa nangis, dia yang banyak ngajarin gue gimana jadi cewe mandiri, selalu bisa gue percaya untuk dengarin cerita-cerita gue, masalah-masalah gue, ga ada hanya saat gue senang, tapi selalu sama-sama gue saat gue susah. Yang selalu mau mengusahakan semuanya buat gue. Kalau ngebahas tentang doi, ga bakalan ada habis nya. Gue selalu exiting kalau ngebahas apapun tentang dia. 
7. Pandang patmawati, sahabat gue di SMP dia tau semua tentang gue, dekat banget gue sama dia, susah senang bareng, kehujanan bareng, sampai sekarang dia orang yang terbaik menurut gue, sahabat yang selalu ada, dan paling setia kawan. 
8. Marsantia julista papilaya, dia juga sahabat yang paling sohib banget sama gue, lemot tapi gue sayang, wanita terapi menurut gue, susah keringetan, dan dia ga pernah berubah sekalipun sudah bertahun- tahun ga ketemu, dia tetap acha yang pertama kali gue kenal, sok polos padahal.........
9. Alwi Hassan, sahabat gue juga yang udah pernah gue ceritain di tulisan gue sebelumnya, sedikit banyak dia tau tentang gue, orang yang paling teliti untuk setiap hal yang dia kerjakan, bisa jadi tempat curhat dadakan gue haha.
10. Zaki zahran, sahabat  alay tapi sok cakep yang pernah gue ceritain juga di tulisan gue, dia punya jasa karena telah melahirkan blog punya gue, kalau belum kenal sama ini anak, lo akan. Berfiki kalau dia itu cool, layaknya cogant kebanyakan, padahal aslinya naudzubillah, parno nya melebihi nyokap gue, gue mau nyeritain tapi aib banget haha.
11. Nio sapan, laki-laki yang pernah gue ceritain di blog gue sebelum-sebelumnya, dia selalu ngaku punya pacar tapi ga tau kenyataannya, kurus banget badannya ga pernah berubah.
12. Muthia Hayuningtias, cewe tomboy yang sweet banget menurut gue, dia rada galak, tapi di balik kegalakannya, dia sosok yang lembut banget, temen chat romantis gue, tapi suka ga peka. Haha 
13. Nadya fabanyo, sahabat baru gue kisah cinta nya 11-12 sama gue, partner in crime, ini cewe ambisius, rada tomboy juga, dia dari luar keliatan kuat banget, tapi dalam hatinya ga sekuat penampilannya.
14.rizaldi khalwat, cowo yang sebenarnya alay tapi suka jaim, biar di bilang cool, dia kemaren marah-marah gedor-gedor pintu rumah gue sambil bawa kaleng terus ingusan pake baju comoang camping, hanya karena nama dia gaada di blog gue. Jadi ijal gue biasa manggil dia. Ijal bisa di bilang temen dekat gue, gue kenal di smp kls 3 dan sampai sekarang masih berhubungan baik banget sama gue, ini anak singong, suka ngebuli gue. Yang gue curigakan dia bakal jadi fans berat gue nanti.
15. Kurnia rizky ismail, temen SMA. Gue yang baik nya udah kaya malaikat, selalu mendahulukan orang lain ketimbang dirinya, sekarang dia kuliah  kedokteran hewan. Gue juga bingung kenapa tertarik banget sama hewan. 
16. Alief praditya, dia juga baik banget ini, pinter, temen gue waktu SMA juga, dia kaya charlie chaplin, yang memperbaiki blog gue juga haha 
17. Aryo reno ryandhany, mantan gue yang umurnya lebih tua 2 tahun kayanya, dia udah kaya kakak gue sendiri, secara gue ga punya kakak kan ? Dia akrab banget sama nyokap. Dia banyak ngajarin gue juga buat jadi cewe mandiri waktu gue SMP. 
Kayanya 17 orang mungkin udah cukup mewakili puluhan orang yang ada dalam kehidupan gue, yang buat gue jadi lebih baik, thanks the best seventeen people karena selalu buat gue ingat buat terus tertawa, bahagia, bersedih secukupnya, dan selalu bersyukur sebanyak-banyak nya karna gue punya kalian. 

Ups and down II

Di blog sebelumnya gue janji buat nyeritain lagi soal perjuangan gue buat masuk sekolah, meskipun bukan di fakultas kedokteran. Nyokap gue udah mulai sedikit mengerti kalau anak perempuan satu-satunya ini udah ga mau buang-buang waktu muda nya untuk terus menerus tes kedokteran yang berujung ga tentu. Bokap juga begitu, pas dia nyaranin gue untuk ikut tes kedokteran lagi, gue udah masang muka males se-males-malesnya, dengan sekejap bokap langsung tau kalau gue udah males ikut tes kedokteran. Eh ngomong-ngomong maaf ni ya.. Gue lama ga ngepost :') gue udah jadi anak sibuk soalnya sekarang, ngurus kesehatan suami gue si justin bieber untuk persiapan grammy awards kemaren hihi, oke lupakan. Beberapa hari ini gue lama ga ngepost tulisan gue, karna gue sibuk banget ngurus pendaftaran masuk universitas-universitas yang gue mau walaupun bukan di fakultas yang gue ingin. Gue tes di universitas swasta di kota malang ini, sekolah islam yang gue pengen banget masukkin. Gapapa kali yaa kalau gue nyebutin merk. Universitas islam malang, gue tes management dan akhirnya gue lolos. Sebelum tes di unisma, gue sempat sakit juga beberapa hari, infeksi tenggorokan. Heleh, sebelumnya gue kasi tau ya gue ga pernah sakit yang aneh-aneh selama 18 tahun ini, terakhir sakit gue yang menurut gue parah itu tipes, abis itu gue sangat menyayangi dan mencintai tubuh gue, gue makan bubur sun kacang ijo, minum asi, dan mandi susu setiap hari nya. Hihi ga deng. Gue hati-hati banget setiap milih makanan, sangking hati-hatinya gue jadi sakit infeksi tenggorokan yang menyebabkan bagian bawah telingan gue dekat rahang itu lo, jadi bengkak:') gapapa gue strong kok. Oke lupakan. Jadi itu sebabnya gue lama ga nulis. Sekarang gue udah lolos di univ yang gue pengenin gue tinggal daftar ulang, dan selesai lah sudah masa-masa gabut gue, itu artinya gue bakal jadi mahasiswa, mahasiswa yang harusnya udah seangkatan anak tahun 97, jadi harus seangkatan sama anak tahun 98. Yahh.. Itulah gue, kali aja gue bisa jadi muda 1 tahun lumayan banget lah. Haha gue ga tau gue ngomong apaan. Jadi gini di tulisan gue yang satu ini, gue pengen nulis soal kisah asmara gue. Itu kan juga termasuk my ups and dwons. Karna masalah gue soal sekolah udah tuntas, sekarang cinta-cintaan dan pelajaran hidup dikit yak.. Boleh kali, 1 bulan lagi gue kan udah 19 tahun bukan sebulan lagi, lebih tepatnya beberapa minggu lagi. Iyop bulan maret tanggal 13 tepat umur gue jadi 19 tahun. Makin tua gue :') tapi gue tetap young wkwk. So.... Simak baik-baik, rasakan, dan bayangkan kisahnya.
Akhir november 2015 gue putus sama cowok scorpio ini. Seperti yang udah gue ceritain sebelumnya di tulisan gue sebelumnya. Putus bersamaan saat keadaan gue juga lagi down, gue mau melo dikit yaa.. Hidup gue berantakan banget, tapi berat badan gue ga turun-turun. Secara gue udah terlanjur nyaman banget sama ini cowo, gue pacaran udah 1 tahun lebih 9 bulan. Dia cowok terbaik yang gue kenal, gue ga mau benci sama dia. Dia terlalu baik menurut gue. Meskipun dia yang lebih dulu mutusin gue, alasannya klasik dia mau gue fokus ngurus masa depan gue, dia juga mau ngurus masa depan dia. Kita putus hanya lewat chat di line, padahal gue tau benar gimana dulu perjuangan dia buat yakinin gue untuk sama-sama dia.Sehabis putus itu gue ngerasa bebas banget, tapi selalu di
selingi dengan rasa kangen, gue yang ga mau terlalu larut dalam kesedihan berusaha buat ngelupain semampu gue. Tapi terlalu banyak kenangan gue selama 1 tahun yang gue jalani sama dia, buat gue jadi susah kalau ga sama dia. Tapi, satu persatu orang-orang yang dulunya gue deket banget sama mereka, terus semenjak gue jadian sama si cowok scorpio ini gue jadi jauhin mereka semua, yang bener-bener sayang sama gue teman-teman gue. Teman-teman SD,SMP, sampai SMA gue kembali jadi dekat lagi sama gue semenjak putusnya gue sama si scorpio ini. Selama 1 tahub lebih 9 bulan itu gue menutup komunikasi sama semua teman-teman cowo gue, jujur gue lebih suka main sama cowok ketimbang sma cewek. Temen- temen cowok, cewek gue pada perhatian banget sama gue, gue seneng, tapi selalu di selingi dengan rasa kangen itu lagi. Komunikasi gue jadi lancar sama temen- temen gue, tapi 1 orang pun  gue ga bisa ceritain kaya ginian sama salah satu di antara teman-teman gue. Gue terlalu naif buat curhat-curhat gitu. Gue lebih suka berbagi kebahagiaan sama temen-temen gue. Tapi gue selalu yakin di balik satu masalah yang gue hadapi, pasti ada hikmah di balik nya. Contohnya kaya sekarang, gue bisa bebas berteman sama siapa saja, bisa fokus sama cita-cita gue,  pergi kemana pun gue suka, dengan siapa gue pergi, dan apa yang gue lakukan seharian. Gue sekilas bahagia, tapi rasa kangen itu selalu ada, gue selalu merasa cemburu, tapi ga punya hak. Gue ga mau ngebenci dia, biar bagaimna pun dia punya peran yang besar buat kehidupan gue, gue belajar banyak dari cowok scorpio ini, yang sekarang gue rasa dia udah jauh berubah, udah lupa dengan janji-janji dia dulu, dan kemungkinan terbesarnya dia mungkin udah lupa sama gue. Gue senang kok bisa kenal dan sama-sama dia 1 tahun lebih. Gue punya banyak cerita, duka, suka, bahagia, gue bisa rasain arti hidup sama-sama dia. Terlalu banyak kenangan, dan rutinitas yang kita lakukan sama-sama sampai akhirnya buat gue susah lupa dengan semua hal yang dia kasih ke gue. Selepas dia pergi dari kehidupan gue, gue bebas tapi sekilas gue jadi ngerasa gue kehilangan sosok yang cukup berpengaruh dalam kehidupan gue. Selepas dia pergi, banyak yang berubah. Gue ga perlu ngabarin dia tiap pagi, bangunin dia, video call, bahkan pulsa gue, gue jarang isi. Pulsa 10 ribu yang 1 tahun lalu itu menurut gue ga cukup, sekarang jadi bisa gue pake berminggu-minggu. Dan yang paling gue ga habis pikir, orang dari masa lalu gue berlomba-lomba datang dan membuka komunikasi sama gue. Dan yang buat gue aneh lagi, gara-gara cowo scorpio ini gue jadi di butakan sama cowo-cowo yang ada di sekeliling gue, gue juga jadi merasa semenjak putus dari cowok scorpio ini gue jadi males buat pacaran, gue capek kalau harus memperkenalkan diri gue (lagi) ke satu orang asing yang akan masuk dalam kehidupan gue. Gue capek bercerita tentang gimana gue sama orang yang belum tentu nanti bisa nerima gue.
   Well, intinya kita ga perlu berusaha melupakan masa lalu sekalipun itu buruk, sekalipun itu sakit buat kita, Kita hanya perlu mengikuti setiap proses nya, nikmati ajaa.. Karna hidup itu kaya eskrim yang meleleh, lo bisa menikmati rasa nya yang berbeda-beda tanpa kehilangan sensasi nya dengan 1 kali kenikmatan tanpa bisa di ulang. Atau lo milih buat biarin eskrimitu meleleh meluber dan jatuh ke lantai atau tanah.

Minggu, 07 Februari 2016

My ups and down

Kali pertama gue nonton bioskop umur 18 tahun, yah baru-baru ini lah. Film pertama yang gue tonton waktu itu adalah film SINGLE iya film yang di direct sama raditya dika, gue mutusin buat milih film itu sebagai film pertama yang gue tonton karna gue ngefans sama radhit, tu film nunjukin supaya kita tetep bersyukur dan menjalani  apa yang udah di kasih tuhan sama kita, dan selalu berfikir semua yang kita inginkan di dunia itu ga selamanya bisa jadi milik kita dan  berjalan sesuai dengan apabyang kita pengenin. Gue nonton bioskop sama sahabat gue yang gue udah ceritain di blog gue sebelumnya. Seneng sih, pas saat itu gue baru beberapa bulan putus dari pacar gue.sedih banget gue waktu putus. Lagi kalau putusnya itu  kalau bisa ketemu langsung jadi bisa ngomong dari hati ke hati, ini kagak!!! Gue di tembak doi empat mata, putusnya lewat chat line. Anjir itu anak SMP banget yak!! Kok jadi curhat? Haha gapapa cewekp emang gitu gengss.

Jadi gue nonton tu film single berdua sama sahabat gue yang dari jakarta, namanya alwi iya dia di yang gue ceritain di blog gue sebelumnya, pindah dari lulus SMP  dia SMA di jakarta sedangkan gue di ujung timur indonesia. Iyop!! Merauke, papua. Back to watching movie. Itu film lucu banget di samping ada kelucuannya, itu film ada pelajaran hidup seperti yang gue bilang diatas pelajaran tentang semua hal yang ada di dunia, kalau ga semua yang kita inginkan itu belum bisa kita dapatin saat itu, instan lah istilahnya. Tapi butuh proses dan begitulah rencana tuhan. Gue nonton tu film juga akhirnya sadar gitu, gue harus banyak-banyak bersyukur lah intinya. Seperti waktu itu sebelum gue nonton tu film gue kan lulus SMA gue daftar snmptn, dan ga lolos gue ngambil kedokteran di UB dan ga lolos, sbm juga gue ga lolos, jalur mandiri juga gue ga lolos untuk masuk FK UB, itu moment dimana gue ngerasa gue gagal banget, untuk jadi anak sekaligus kakak buat mama dan adek-adek gue, gue kaya ngerasa gue adalah anak yang ga bisa bahagian orang tua gue sendiri, ngecewain banyak orang, termasuk pacar gue yang sekarang udah jadi mantan terbaik menurut gue. Sedih banget asli, terus gue sempet ikut tes di universitas swasta juga untuk kedokteran tapi yaa tetep gue ga lolos juga sampe udah ikut kursus tapi yaa hasilnya gue gagal juga. Gue ngerasa gue udah gagal banget di saat teman-teman gue udah pada kuliah di fakultas yang mereka mau, gue malah ngabisin waktu denga kursus, gue ngerasa hidup gue berantakan banget!!! Tapi gue coba buat survive buat bangkit!! Dan mencoba menumbuhkan rasa percaya diri gue, serta harapan-harapan gue, Dan di mana saat gue lagi sibuk-sibuk nya menata hidup gue yang berantakan, gue tersadar hubungan gue sama pacar jadi renggang. Dan lo tau sendiri lah, kalau udah renggang gimana. Selang beberapa bulan hubungan gue sama pacar berakhir Hidup gue berantakan lagi untuk kedua kalinya, gue berulang kali  survive lagi, mencoba dari awal lagi. Saat gue ga lolos tes masuk univ itu, gue sendirian di malang. Cuma ada asisten rumah tangga, dan eyang kakung gue yang tinggal sama-sama gue. Nyokap ngurus kepindahan kaluarga dari merauke ke malang. Jadi semua beban kayanya gue rasain sendiri. Sedih sih tapi yaudah lah. Gue sempat puttus asa banget, sampe akhirnya gue banyak cerita ke temen SMP gue yang dulunya jauh banget sama gue sekarang kaya jadi klop banget sama gue, karna tinggal sekota kali yak haha. Namanya nadya. Singkat cerita sahabt SMP gue yang gue ceritain di blog mau main ke malang, si alwi itu. Dia mau main ke malang, karna gue ga sibuk dan di rumah juga gue ga punya temen, pas waktunya juga mereka pada libur habis uts. Jadi why not ?!. Seneng banget gue si alwi tu datang ke malang, udah kaya saudara gue aja haha. Dia datang dan kita bertiga jalan-jalan ngabisin kepenatan, pokoknya nyokap nyaranin gue supaya ga terlalu kepikiran soal ketidak lolosan gue masuk fakultas yang gue mau. Mama yang selalu mencoba ngertiin gue, selalu meng-iyakan kemana pun gue pergi dengan teman-teman gue di sini. Dia ga mau gue stres, ga mau gue depresi.tapi sesekali dia suka ngeribetin gue juga sih, sampai sekarang gue masih di anggap anak kecil nya nyokap, gue udah ga SMP,atau SMA tapi jam tidur gue tetap masih di jaga sama mama, ga boleh keluyuran malam, ga boleh tidur malam-malam, ga boleh ngekos, gue paling suka di omelin kalau jajan-jajanan jalan sama mama, dia bilang "banyak campuran-campurannya, nanti kalau ade mu  ikut makan juga bagemana?! Kakak macam apa ko ni" "ko" di papua di artikan dengan kata "kamu" . mama gue asli malang lahir di malang, besar di malang tapi pas dia remaja dia trans ke merauke, papua di kurik. Salah satu desa yang ada di kota merauke. Mamamgue selalu memprotes gue kalau lagi suka ngemil dan dia masih sangat suka tidur bareng gue di kamar gue. Tapi dia adalah sosok wanita,terhebat yang pernah gue liat. Gue bangga punya mama kaya dia.

Back to laptop guys, singkat cerita gue di ajak nonton akhirnya sama si alwi, entah gue yang ngajak atau dia gue ga paham, gue cepat lupa soalnya orangnya. Gue nonton bareng alwi. Sehabis nonton itu  gue ke toilet, dan mencoba untuk menelaah semua yang gue tonton tadi. Gue rasa, apa yang gue pinginin di dunia ini itu ga selamanya bisa jadi milik kita, ga semuanya bisa berjalan sesuai harapan kita, kita pengen jalan kita mulus tanpa adanya lobang sedikit pun! Tapi tuhan punya rencana lain, tuhan pengen jalan kesuksesan kita ga segampang kita metik daun di pohon cabe, tapi tuhan pengen kita merawat tumbuhan cabe itu dengan ikhlas dan sabar mengikuti setiap proses demi prosesnya cabe itu tumbuh biar kita bisa metik buah nya, bukan daunnya.
Dan bulan kemaren baru ikut tes kedokteran juga di salah satu univ. Swasta di malang, tapi gue ga lolos lagi gengs, terus gue mulai mikir kalau kayanya gue ga bisa buat jadi seorang dokter buat keluarga dan orang tua gue. Tapi karna gue udah biasa ga lolos dan ga lolos nya di fakultas yang sama gue sama sekali ga merasa down, cuma gue kaya banyak bikin banyak orang kecewa. Tapi sosok guardian angel gue datang, iya nyokap gue! Selalu ada di setiap gue butuh, dia datamg dan nyemangatin si ikan kecil nya ini. Zodiak gue pisces soalnya haha.
Akhirnya gue tes di salah satu sekolah tinggi ilmu ekonomi di malang, dan gue lolos. Seneng dan bercampur legah, sedikit kecewa, tapi nyokap bilang kalau gue harus ikut tes lagi bulan maret besok buat masuk fakultas kedokteran doain gue buat tes gue yang ini yaaa gengs. Ikan kecil mau terbang dan mencari pengalaman baru lagi yaa. Terus entargue share lagi deh hehe. Thanks yaa